Ala-kadar…

Lagi-lagi

Di mana ‘benar’
saat yang terjadi
hanya perang
pembenaran?

Jangan tanya
yang mana ‘salah’
bila masih saja
saling menyalahkan

Advertisements

Begini dan Begitu

Kebenaran itu tak selalu satu,
dan tak sepantasnya diadu.
Seperti halnya cinta dan rindu,
yang mencinta tak hanya satu,
pun yang merindu tak cuma satu,
apa lantas mereka harus diadu?

Zaman Batu

Memangnya batu apa yang tak bisa kau tembus di zaman serba canggih seperti saat ini? Lalu-berlalu kau senang sebut orang yang tak bisa kau nasihati(ajak) adalah orang yang keras hatinya seperti batu. Apakah ini pertanda kau yang tak cukup berusaha, atau ada batu jenis baru? Bila ada pun batu baru itu, kuyakin hanya masalah waktu, bukan alasan yang itu-itu.
Ps: atau jangan-jangan, batu jugalah dirimu, jadi situasi penasihatanmu tak lebih seperti saling melempar batu, alias tawuran.

jangan sebut batu itu ada penunggunya, tak perlu lagi panjang lebar kujelaskan.