Irisan Kecil

Pisau apa ini ayah?
itu mimpimu nak..
mengapa dua sisinya
sama tajamnya?
itu mimpimu nak..
Ayah, kenapa pisau ini
tak ada gagangnya?
Bagaimana ku
menggenggamnya?
Mengapa aku harus
menggunakannya ayah?
Ayah, tanganku terluka..
Ayah, darahnya banyak..
Ayah, sakit..

“Itu mimpimu nak..”,
air mata sang ayah
terus dan terus mengalir,
membasuh luka sang anak
yang amat-teramat nyata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s