Ya…ya…ya…!

Aku tak peduli“,
senjata apa lagi yang ia miliki
selain tiga kata sejuta nyali
dan lidah yang terus bernyanyi
menyoraki kepalsuan empati
mengentuti keharmonisan imaji
dirinyalah imajinasi itu
imajinasi bagi orang-orang yang bermuram diri
hanya karena takut kentut
di dalam bis padat ber-AC
dirinyalah mimpi di atas mimpi
seperti bayi yang terlahir ke surga
dan mengencingi dunia
dirinyalah sebenar-benarnya bom bunuh diri itu
teror bagi orang dengan berjuta harapan
selamat tidur teman
jangan harap dirinya akan peduli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s