Demi Semangkuk Indomie

Ada selembar uang duaribuan
lusuh, sudah lama di perantauan
dari tangan ke tangan
dari jaman ke jaman
dari malam yang hujan, ke tangis sedu sedan
pernah ditukar menjadi barang,
pernah menjadi tokoh utama di sinetron berjudul “Kembalian”
mungkin pernah juga dipinjam…
bila tak dipakai
di saku sering dirinya bermalam
terbujur kaku dalam cahaya kelam
tunggu mati, tunggu inflasi
itu tadi kisah si duaribuan
yang malam ini ingin kutukarkan
dengan semangkuk indomie
di warung kopi depan…
ternyata kurang,
beli rokok saja dua batang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s