Pantai Lelaki

berkali aku mampir di pantaimu, lelaki
di sana tanah begitu landai
dan aku punya banyak waktu luang
untuk menjadi ibu atau perempuanmu

dan di jeda yang singkat itu
kita berdiam pada hal sederhana
semacam buih laut
atau lebat kumis, atau janggutmu
yang urung kau rapikan

di sana,
aaaaaaiaku hanya perahu mungil
ingin sandar di pantaimu
dengan rindu yang gigil

2011

Oleh:
Asrina Novianti

Sumber: Jurnal Sajak No. 2 Tahun I, 2011, ISSN 2088-3455

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s