Aku dan Cetak Biruku

Sepi
hanya aku dalam sekumpulan aku-aku yang lainnya
dan terbahak dalam bisu
senyumku itu pada cerminku
di mana pula akan aku cari pintu
untuk menuju matahariku
atau sekedar bercumbu dengan…
katakan saja itu biru,
itu hanya warna saja
dan bukan sekelumit rasa
tapi yasudah
banyak hal membuatku untuk menepi
pada banyak aku membuat puisi
seperti akan dan tetapi
mereka menyatu
untuk saling memisahkan
mereka berniat
namun penuh alasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s