Hatimu Puisi

——————————————-: HAH

kujelajahi kamar mayamu, Pengrajin!
hampirhampir tanpa jeda
dan tanpa pertanda

lalu, kupunguti saja
serakan telor emas katakata
menetas dari anus imajimu yang kembara

ku bersejingkat menatap
dinding sketsa dan lantai imaji kamarmu
ku temui juga
potret dan suarasuara
lelaki bertampang garang

bermata nyalang
berdeklamasi lantang

orangorangan sawah, kah?
perangkap penangkap, kah?
suara penghalau burung, kah?

HAH, bukan
kerna sekelibat kutatap
dadamu memancar puisi

Kota Pudak, 14 Desember 2007

Oleh: Zawawi
Dikutip dari kumpulan puisinya yang dipublikasikan di blognya dunia-awie, dan dipublikasikan pula di salah satu blog milik Hasan Aspahani.

Sumber: dunia-awie dan sejutapuisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s