Bayangan Malam

Bila malam datang,
dan lampu mulai redup..
setidaknya,
biar bayangan tetap tinggal…
Untuk temani,
dan esok hari kubawa kembali.

Dia bukan milikmu,
kan?

Lelah hamba mengiba,
pada lampu-lampu jalanan,
sering tak setia!

Atau aku terpaksa meronta,
lepas bayangan
agar berjalannya mencari cahaya sendiri?

Mengapa?
Mengapa bayangan?
mengapa tak ingin?

Apalah arti dirimu tanpa cahaya?
Sedang aku bisa jadi siapa saja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s