Malam Mengadu

Malam,
aku tak mau berbincang,
biar kau kata aku lancang…
Biar kau sumpah aku tercincang!
Aku memang berang…

Dirimu memang sepi,
ku tak mau terbeli.

Maaf, aku memunggungimu…
Semua sudah terasa semu.
Ku kira masih waktu,
namun sudah tak tentu.
Sudah tak mungkin bersatu.

Yang tersisa rindu,
dan esok menjadi sendu,
dan syair pun sudah tak syahdu,
karena terlanjur sudah menjadi candu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s